Wednesday, November 2, 2016

#26 #first


I'm starting off my #26 NaBloPoMo challenge with my #first line. This is obviously challenging for me as it requires everyday commitment (which is now not my forte) but I'll try my very best!

[Frankston, 230214]

Sehari selepas mula-mula menjejakkan kaki di bumi down under, gigih berjaulah sebelum sekolah bermula dan ini memang kenangan manis menjadi adik tajmik di sini. I was obviously thrilled to start the new journey at that moment, not knowing the rest of the first semester will be a very tough and rough one haha. Apa pun, tadabbur quran pada hari tu memang diingati sampai sekarang setiap kali berkelana ke tempat orang. Setiap kali.
Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi, dan pada pertukaran malam dan siang, ada tanda-tanda (kekuasaan, kebijaksanaan, dan keluasan rahmat Allah) bagi orang-orang yang berakal; (Iaitu) orang-orang yang menyebut dan mengingati Allah semasa mereka berdiri dan duduk dan semasa mereka berbaring mengiring, dan mereka pula memikirkan tentang kejadian langit dan bumi (sambil berkata): "Wahai Tuhan kami! Tidaklah Engkau menjadikan benda-benda ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari azab neraka."

Ali-'Imran 3:190-191

Tidaklah Allah izinkan sesuatu tanpa sebab, maka berdoalah agar tidak kufur nikmat.

Tuesday, November 1, 2016

Redha.


Tuhan tolonglah bukakan
Cinta dan kasih dalam hidupku
Waktu kan menyepi
Kian pergi membawaku
Saat ternantiku akan rahmatMu

Ku imbasi jalan yang berliku
Penuh gelap bisa dan harusku takutkan
Merantai jiwaku
Berat hatiku menanggung
Usah biar hidupku tuk hanyut lagi

Tanpa redhaMu aku sakit
Menahan rasa pedihnya berdosa
Berikan sinar dalam hatiku
Saat bila Engkau terima ampunanku
Terangi dengan cahaya hikmahMu

(Irfan Haris, 2016)

November is finally here. So it's time for the NaBloPoMo. Turning more and more minimalist as I age, writing much is frankly no longer a desire. Let me just contemplate on the #26 and sketch life. Because in the end, it's His please and bless that I need.
 

Monday, October 10, 2016

Intended.

 
[Alam Damai, 091016]
 
Indah semua ciptaanNya
Ini semua dari-Nya
Jangan pernah berat untuk bersyukur
Tak perlu bayar tak perlu merungut
 
Terima kasih keranaNya
Menyatukan kita semua
Apa yang jadi itu kurnia
Tak perlu bayar tak perlu merungut
 
Jelas segala semua sempurna
Indah ciptaan segala dariNya
 
Subhanallah
Subhanallah
KasihMu Allah
Subhanallah
 
Ku tahu jalannya
Kamu tahu jalanmu
Kita semua setara
Tiada beza semua manusia
 
Marilah kita terus-terus memuji
Tak kira walau satu tika diuji
Laluilah dan ucap Allah Maha Suci
Nikmat disyukuri di langit dan di bumi
Dan bersyukur dengan ikhlas selalu untuk memberi
Itulah kunci pada pintu rezeki
Bererti mensucikan budi pekerti
Berterima kasih aku mendapat rezeki
 
(Raqib & Waris, 2016)