Thursday, December 31, 2015


if one word is all it needs for me to picture what i have learned throughout the year, it would be forbearance. starting with the hafazan of nuh early this year plus other eventful, irritating and hurtful memories, i'm still learning and trying to internalizing the true meaning of forbearance. may Allah makes me as firm and as patient, loving and dedicated as nuh 'alaihissalam and grant me forbearance along the way. ameen ameen ameen. 
good bye 2015. thanks for all the lessons. hello 2016. bring it on.

Tuesday, December 29, 2015

until we meet again insyaAllah.

another dear murobbi will be leaving this land, this kingdom of tarbiyah and dakwah of ours later today. as usual if you cannot handle parting very well, don't dare to face that typical gloomy farewell moments. so i won't haha. i just pray that whenever and wherever Allah meet us all again, let it be the day that we are still the obedient servants of Allah. if not here, maybe in the most beautiful place. jannah biidznillah.  ameen ameen ameen.
i put the background music season in the sun by my all-time favourite boy band, westlife. well, it's summer here in melbourne so it's sunny haha.
i couldn't resist to share this very beautiful and inspiring quote yesterday that i found on facebook by tariq ramadhan saying,
a true teacher doesn't teach you to think like him, but to think without him.
indeed. couldn't agree more.

Wednesday, December 16, 2015

not the day.

16/12/15 should have been my graduation day but it is not. not the day alhamdulillah.
blessings in disguise i hope :)
just sharing the moment. happy faces of fellow master of biotechnology classmates. congratulations guys!

Tuesday, December 1, 2015


Tested again. It hurts but I have pledged to myself. So this is the reminder.
May Allah forgive all my weaknesses and wrong doings. May Allah shower the strength along the way.
Ameen ameen ameen.

Saturday, November 28, 2015

another year older (read: less).

personally i think birthday is not something that really has to be celebrated. it is more on the reflection and contemplation on how had i spent my life, what have i achieved and what have i not achieved. ticking the bucket list i must say. hence, the concealed birth date. but to be honest, the thoughts and wishes were always so warm that they wrapped me with love, touched and grateful feelings.
you may see them as gifts or words. but for me these are truly act of service and time.
alhamdulillah 'ala kulli nikmah. may Allah showers you all with endless goodness.

[He] who created death and life to test you [as to] which of you is best in deed - and He is the Exalted in Might, the Forgiving. [67:2]


Friday, November 20, 2015

jalan masih panjang.

if He wills it, there is still a long path ahead. so never lose hope.

(riddells creek, 191115)

Oh my Servants who have transgressed against their souls! Despair not of the Mercy of Allah. for Allah forgives all sins: for He is Oft-Forgiving, Most Merciful. [39:53]

Wednesday, November 11, 2015

setelah ku dipaling.

Hampir aku hanyut kerana rindu
Pada harta yang pasti reput
Dan lenyap di sini
Hampir aku lupa pada yang Kekal
Kejahilan menyelubungi jiwaku

Sekelipnya mata hilang semua
Yang hanya ku pandang
Yang hanya milikMu

Yang hanya ku idam
Di dalam pandanganMu
Bersama mereka terdahulu

Sungguh aku cari cahaya itu
Untuk menyuluh kelam ini
Setelah ku dipaling
Sungguh aku hina menagih secebis
KeampunanMu setelah aku malu

Yang hanya ku pinta
Harapan keampunan
Hati ini telah ku lukai

Sebaiknya manusia Kau ciptakan
Hinanya angkara diri sendiri
Sedegup jantung terleka
Dibuai arus dunia
Selangkah kau menghampiri kehancuran

Sungguh aku cari
Cahaya itu
Untuk menyuluh
Setelah ku dipaling
(Rast, 2005)

i've loved this song years ago and i still do now. very relatable to every second of our lives it is.
Bersama mereka terdahulu
may Allah gather all of us with the righteous. ameen ameen ameen.

Thursday, November 5, 2015

of hope and expectation.

people always say expectation hurts. i'm not sure whether to agree with the premise or not haha.
[forgot where the source was]
do you know there are differences between hope and expectation?
i like the definitions from dr gerald may from his book, the awakened heart:
 Hope is the wish for something to happen. Hope is flexible. It is alive. It responds to all situations instead of battling against the ones that appear to be opposite. Hope admits reality, always acknowledging what is, but never resigning itself to what is. Hope allows other to grow. It desires good for another, but gives them room to change over time. Hope is not limited by previous experience. We can hope for more than what we know. We can hope for something better. Our imaginations and dreams influence our hopes. Since hope admits uncertainty, it does not die when it goes unmet. A hope deferred does not kill the soul. We may need to adjust our hopes, but we can always keep hoping. Hope helps us to keep moving forward. Hope fills us with life.
on the other hand,
Expectation is a rigid clinging to unreal belief. Expectation is demanding exactly what we want to happen regardless of what is actually happening. Expectation is typically fixed and frozen. It is inflexible and rigid. It is unable to give or to bend or to change. Sadly, expectations are limited to our previous experiences. We are unable to expect something that we haven’t seen before. We cannot expect something better than what we know. The worst part of expectations is what happens when we hold onto them. They infect and overwhelm us, like a virus. They consume us like the plague. We are unable to give them up. We are unable to let go. Expectation influences our behavior and attitudes. It affects how we see the world. And then how we respond to it.
hence, the picture. may Allah always guide us all the way. ameen ameen ameen.
diary: do you know that rasulullah saw loved to name his belongings? his swords, horses, camels etc. by the way hope is the name of one of my thumb drive. HOPE.

Wednesday, November 4, 2015

fear factor.

they are almost done with exams. will there be any appointments?
I hate to admit that it scares me when the people that I care much have some sides that are exactly similar to mine. Not much but there are some though. I know it's such a nonsense idea. What the heck if people are behaving the same? Yeah doesn't really matter but it does scare me. I guess common ground is not everything, huh?

Sunday, November 1, 2015


Rasulullah SAW bersabda:
Sungguh ajaib perihal orang mukmin, sesungguhnya semua urusan mereka adalah kebaikan. Dan keadaan ini tidak ada melainkan kepada orang yang beriman sahaja. Sekiranya beroleh kurniaan dia akan bersyukur, maka jadilah kurniaan itu baik untuknya. Manakala apabila ditimpa musibah, dia bersabar. Maka jadilah musibah itu kebaikan untuknya.
(HR Muslim)
diari: dalam seminggu je jumpa hadis ni tiga kali daripada orang yang berbeza yang berada di tempat yang berbeza. pasti Allah mahu ajarkan sesuatu. alhamdulillah 'ala kulli haal :)

Tuesday, October 27, 2015

philosophy 101.

This worldly life has an end
And it's then real life begins
A world where we will live forever
This beautiful worldly life has an end
It's just a bridge that must be crossed
To a life that will go on forever.
(maher zain)

the path i take to go to school everyday. similar yet different by seasons.

nothing is eternal except Allah..

Monday, October 26, 2015

motivasi 5.0

Dan sungguh, Kami mengetahui bahawa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah engkau di antara orang yang bersujud, dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin datang kepadamu. (Al-Hijr 15:97-99)

Sunday, October 18, 2015

selalu bersama.

Andai kau rasa
Indahnya cinta
Kau ingin selalu bersama
Setiap saat
Setiap waktu
Seakan tidak jemu
Begitulah jiwa
Yang kekosongan
Iman jangan dipisahkan
اللهم احينا بالايمان
اللهم امتنا بالايمان
اللهم احشرنا بالايمان
وادخلنا الجنه مع الايمان
Ya Allah hidupkan kami dengan iman
Ya Allah matikan dalam iman
Ya Allah bangkitkan kami dengan iman
Dan masukan ke syurgaMu dengan iman
Saat kau hadir
Memberi kekuatan
Membakar semangat perjuangan
Jagalah dia
Hiasilah dia
Agar sentiasa bersedia
Terkadang selalu leka dan alpa
Itu lumrah manusia
Segeralah mohon taubat padaNya
Keampunan juga keredhaan
[by unic]

Wednesday, October 14, 2015

something i wrote for buku akhawat oz.

Kisah aku mungkin biasa-biasa saja dan tidak hebat seperti mereka yang terlebih dahulu melalui manis pahit jalan cinta ini. Perjalanan tarbiyahku bermula sejak berada di tanah air lagi sewaktu pengajian ijazah di salah sebuah IPTA di ibu kota. Alhamdulillah saat itu Allah hadirkan seorang insan penyentuh hati yang menyedarkan aku akan hakikat sebenar hidup ini seizinNya.


Aku memanggilnya Ummi. Sungguhpun dia bukanlah ibu kandungku, seorang murobbi adalah seorang ummi, sheikhah, mu’allimah (guru) dan juga qo’id (pemimpin). Alhamdulillah. Setelah curhat dan syura yang aku yakini adalah terbaik selain istikharah, aku hari ini berada di bumi kanggaru ini untuk menyambung pengajian di peringkat yang lebih tinggi. Dan harus aku katakan, juga untuk memastikan kelangsungan hidupku dalam jalan ini.

Jalan dakwah dan tarbiyah.

Jalan yang aku imani yang akan membawa sesiapa saja yang berada di atasnya untuk bertemu Allah kelak dengan wajah tersenyum. Dan kerana iman itu tak hanya di hati tetapi juga perlu dibenarkan dengan kata-kata dan amal, aku lalu mula mengorak langkah dan bertatih-tatih di medan baru ni.

Sungguh. Jalan ini tabiatnya susah, panjang dan jauh. Dan benarlah firman Allah yang Maha Agung:

Apakah manusia mengira bahawa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji? Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang dusta.
(QS Al-‘Ankabut 29:2-3)

Belum diuji? Ertinya kamu belum beriman. Noktah.

Benar, ujian itu datangnya daripada pelbagai bentuk senang dan susah. Yang mahu aku kongsikan di sini adalah ujian kesusahan. Sebelum ini aku selalu merasakan Allah belum betul-betul mengujiku sepertimana akhawat lain menerima goncangan-goncangan dalam hidup mereka untuk kekal kejap di atas jalan ini. Seperti mana Umar Al-Khattab risau Allah tidak mengendahkannya ketika tidak menerima sebarang ujian, aku juga sejujurnya takut kalau aku hanya mengaku aku mahu berada dalam jalan mulia ini tetapi tidak diuji. Kalamullah yang satu ini selalu aku jadikan sebagai motivasi untuk terus beramal,

Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang telah menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan ada di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya).
(QS Al-Ahzab 33:23)

Alhamdulillah. Di bumi kanggaru ini aku mula merasakan kesusahan dalam pelajaran yang belum pernah aku rasakan ketika berada di tanah air dulu. Sampai ke satu tahap yang kritikal, aku tidak mendapat keputusan peperiksaan yang baik dan harus melalui pelbagai akibat daripada itu.

Memang. Tak siapa kata mudah untuk menghadapinya. Lebih-lebih lagi itulah kali pertama dan aku pula berada di tempat asing dan di luar zon selesaku. Memikirkan harapan tinggi keluarga dan pelbagai kemungkinan yang akan diterima daripada pihak penaja pengajian, aku jadi buntu. Di saat itu, aku hanya berharap walau apa pun terjadi janganlah diri ini tercicir dan menjadi fitnah kepada jalan mulia ini.

Alhamdulillah. Di kala itu, ramai akhawat yang sungguh-sungguh datang memberikan daya tampung yang amat aku hargai. Aku tahu mereka prihatin dengan keadaanku dan moga Allah membalas kebaikan mereka. Namun, sekuat mana pun mereka berusaha untuk membantu untuk meringankan bebananku, semua itu belum dirasakan cukup.
Dan memang, pergantungan total kepada Allah itu sahajalah yang dapat membuka hati kita seluas-luasnya untuk menerima dengan baik qadar Allah ini. Alhamdulillah. Beberapa minggu sebelumnya aku amat mengharapkan sesuatu. Doa yang selalu aku pinta kala itu adalah supaya dikurniakan keihkhlasan.

Ya. Ikhlas.

Amat aku harapkan agar Allah merezekikan aku dengan perasaan ikhlas tatkala melakukan apa saja pekerjaan lebih-lebih lagi bila diniatkan sebagai ibadah. Dan tidak putus-putus juga aku berharap Allah merezekikan aku keikhlasan dalam menerima apa sahaja yang Dia beri.

Kerana apa?

Aku teringat salah satu babak dalam filem Hafalan Shalat Delisa (2011),

Delisa : Kenapa ya Delisa susah sekali melakukannya?
Ustad Rahman : Orang yang susah melakukan sesuatu itu, kerana hatinya tidak ikhlas.
Supaya mudah di hati dan juga perbuatan, penting untuk berlaku ikhlas dan juga ehsan dalam setiap perkara. Dan ikhlas yang diibaratkan sebagai semut hitam yang berada di atas batu yang hitam di malam yang kelam itu, hanya Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana yang layak menilainya. Di saat aku menulis ini, masih aku harapkan agar keihlasan itu menjadi milikku dan juga semua yang membaca.

Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahawa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.
(QS Al-Anfal 8:24)
Moga kita mampu beramal, dan amal pula diterima. InsyaAllah.

Saturday, October 10, 2015

bukan tawakkal mata.

di mesir ada pemuda yang baru saja menamatkan pengajiannya. abbas as-sisi nama diberi. suatu hari abbas as-sisi berjumpa dengan hasan al-banna, pengasas organisasi pendukung islam ikhwanul muslimin. dalam perbualan mereka, hasan al-banna menyarankan agar abbas as-sisi menyertai pasukan ketenteraan atas dasar keperluan yang ada pada waktu itu.
jawab abbas as-sisi, "aku mempunyai masalah mata dan aku risau tidak akan lulus ujian menembak."
"tak mengapa. bertawakkallah kepada Allah." kata hasan al-banna.
"bagaimana aku akan bertawakkal kepada Allah sedangkan aku telah sedia maklum tentang masalahku?" tanya abbas as-sisi.
jawab hasan al-banna, "justeru, bertawakkallah kepada Allah. kalau matamu sehat, boleh jadi kamu bertawakkal kepada matamu".
2011 it was :)
last semester, i asked my mutarabbi to plan their life timeline. and here is mine. yes i bring it here though i am not sure why. as a motivation i supposed but it just feels right to have it now, here with me in huda. regardless of whether all these can be achieved or not, just plan ahead. it's better to live with big dreams rather than to die with nothing.
no doubt, we will never be certain of what the future holds. but we will always believe that everything happens at its best biidznillah. so tawakkaltu 'ala Allah not tawakkaltu 'ala mu'allim.
sambungan cerita di atas, abbas as-sisi mengikuti saranan hasan al-banna. walaupun jelas kerisauannya, sepenuh pengaharapan dan pergantungan diletakkan kepada Allah. hanya Allah. dan akhirnya abbas as-sisi berjaya melepasi ujian menembak itu bahkan menjadi penembak terbaik dalam ujian tersebut.

Saturday, October 3, 2015


people said yesterday was the world smile day. well we don't need a specific day to smile tho. despite everything that happens, there will always be reasons to smile. so find that reasons.
alhamdulillah 'ala kulli haal. alhamdulillah 'ala kulli nikmah.
senyum seindah suria
yang membawa cahaya
senyumlah dari hati
duniamu berseri
senyum umpama titian
dalam kehidupan
kau tersenyum ku tersenyum
kemesraan menguntum
senyum kepada semua
senyumanmu amatlah berharga
senyum seperti rasulullah
dengan senyuman terjalinlah ukhuwwah

Thursday, October 1, 2015

be that beautiful someone.

Tips Da'wah Fardiah:

Doakan mad'u / mutarobbi dalam diam.
Setiap kali sujud dan dalam do'a rabithoh, bayangkan wajah dan doakan kebaikan untuk mereka. Dan pernah dikatakan kepada saya, sujud seorang da'i / murobbi / naqib itu antara yang paling lama, kerana do'anya panjang.

Do'a penyambung hati. Do'a penghubung jiwa. Do'a senjata yang mampu menembusi pintu hati yang kita sangka telah tertutup selamanya. Kerana ada Allah di antaranya.
(quoted from ukhti sumayyah abdul aziz)

i'm a more than words person. but my heart is just drawn into these. indeed. not only mutarabbi, be it whoever just pray. silently and sincerely. there is where the love is.
Ya Allah, kurniakanlah kami kekuatan dan kesungguhan dalam tetap berdoa dan mengharap kepadaMu!

Tuesday, September 15, 2015

kuncinya sabar.

CINTA, kata ibn qayyim al-jauziyah, laksana pohon yang tumbuh dalam hati. akarnya adalah ketundukan (khusyuk) kepada Sang Kekasih, dahannya adalah mengetahui (makrifat), rantingnya adalah rasa takut (khauf) kepadaNya, daunnya adalah rasa malu (haya'), buahnya adalah taat (thaah) kepada yang dicintai dan air yang menghidupkan pohon tersebut adalah sebutan (zikir) namaNya. jika pada pohon itu ada bahagian yang kosong,
maka cinta itu belum sempurna.

[port parham SA, 12/09/2015]

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Indeed, Allah (has) purchased from the believers their lives and their wealth, because for them (is) Paradise. They fight in (the) way (of) Allah, they slay and they are slain. A promise upon Him true, in the Taurat and the Injeel and the Quran. And who (is) more faithful to his promise than Allah? So rejoice in your transaction which you have contracted [with it]. And that it (is) the success the great. (At-Taubah 9:111)

diary: a hint of relief in times of need.

Tuesday, September 8, 2015

epinephrine and endorphins.

di satu sudut pandang, ketidaktahuan adalah satu anugerah. bak kata pak salim akhuna fillah,

Ketidaktahuan itu indah. Ia membuat kita berdoa terbaik, berniat terbaik, beramal terbaik, bersyukur dan sabar terbaik.

di satu sudut pandang yang lebih biasa, ketidaktahuan itu suatu yang melelahkan. kita jadi sentiasa ingin tahu supaya tak tertinggal atau cepat melatah. tapi kadangkala mengetahui itu sedikit menakutkan, kerana kita tak tahu apa yang kita akan libatkan diri kita ke dalamnya.

di jalan dakwah dan tarbiyah, aku belajar untuk lebih mengetahui meskipun ketakutan itu akan dan masih bersisa. mencari kekuatan dalam kelemahan, kerana aku juga tahu Allah mengetahui dan menghargai setiap langkah.


my epinephrine and endorphins :)

Tuesday, September 1, 2015

motivasi 4.0.

أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ
Mereka itulah orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan
dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dariNya. (58:22)

mengharapkan pertolongan Allah dari segenap sudut kemahuan dan kekuatan dalaman, kebersihan hati, kemenangan diri dan sebagainya. moga Allah jadikan kita daripada kalangan mereka yang telah ditanamkan iman dalam hati mereka. ameen ameen ameen.

Thursday, August 27, 2015

my love.

another special date for me. happy birthday my love. really so many things to say that i don't know where to start. i just hope that i can always be your joy now and in the hereafter biidznillah. i love you and i want to still be with you in jannah.
may Allah grants my wish. ameen ameen ameen.


Who should I give my love to?
My respect and my honour to
Who should I pay good mind to?
After Allah
And Rasulullah

Who should I take good care of?
Giving all my love
Who should I think the most of?
After Allah
And Rasulullah

Who should I stay right close to?
Listen most to
Never say no to
After Allah
And Rasulullah

Comes your mother
Who next? Your mother
Who next? Your mother
And then your father

Say Alhamdulillah
Thank you Allah
Thank you Allah
For my mother

(Yusuf Islam, 2003)

Wednesday, August 26, 2015


Di antara kepelikan dalam tarbiyah ialah, anda mampu memberi peringatan dan mengajak golongan baru dan remaja meninggalkan riya’, takabbur dan menunjuk-nunjuk. Mereka menggangap perkara itu sebagai bimbingan, tarbiyah dan taujih daripada anda. Sedangkan mereka yang telah lama dan telah tepu, jika anda memberi peringatan yang sama dia akan menggangapnya sebagai tuduhan, dia menolak nasihat dan angkuh seolah-olah Rasulullah saw tidak pernah taubat tujuh puluh kali sehari di akhir-akhir hayatnya. (Abu Ammar)


i have a broad spectrum of reading. most of the time, i read those materials that i like and those that i need to. sometimes i read whatever i want to know. some other times i just pick up a random material that catches my eyes and read. that is just one side of me.

once, i got a gentle reminder from my dear murobbi for reading an ‘unsuitable’ book for me at that particular moment. the book which i took the paragraph above from. i did not know i have to refer to her at the first place back then.
so lesson learnt.

last night, one of our syuyukh mentioned about referring to the jamaah (at least to the murobbi) in making decision for big things in life including marriage, career, settling down and what not. that is very well understood for those things are important and have great impact on our lives.

so back to the decisions that we have to make daily yet related to tarbiyah and dakwah (besides the reading thing mentioned above). we will always have to make decisions in our everyday lives but to what extent should we refer to our murobbi? one used to ask this question and what answer do we get? ijtihadi. it is us who will have to decide. whatever it is, try hard to refer to them and try hard to think of the best decision when we cannot refer to them. may Allah grants us furqan in anything that we do. ameen ameen ameen.

diary: the book above entitled fadaeh alfitan. a bit of a complex reading i must say
but it really makes me ponder of many things.

Friday, August 21, 2015

be strong, be beautiful.

from someone :)

dear self, you are not broken. you are just being called back to Allah.
and you are فرح
so be one.

Wednesday, August 19, 2015

tragedi mati berkali-kali.

mukmin itu matinya hanya sekali. iaitu awal pertemuan bahagia mukmin dengan Tuhannya. tapi orang yang bukan mukmin itu matinya berkali-kali. kenapa? kerana adanya mati hati, mati pendengaran dan mati penglihatan.

Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran, dan penglihatannya telah dikunci mati oleh Allah, dan mereka itulah orang-orang yang lalai. (An-Nahl 16:108)

baru-baru ni, bekas mutarabbi saya yang pertama menyatakan sesuatu yang membuat saya lama berfikir. biasa untuk kami saling bertanya khabar dan update masing-masing. tapi kali ni  kerisauan itu berbeza. katanya, semakin lama atas jalan dakwah dan tarbiyah ni hati semakin keras. jujur, ini bukanlah kali pertama saya berhadapan dengan pernyataan dan soalan sebegini. tapi saya jugak masih belum menemukan jawapan yang terbaik. perbicaraan kami yang selebihnya itu biarlah disimpan.

mungkin satu saja point yang boleh saya kongi di sini. expectation hanya kepada Allah. Dia adalah seperti sangkaan hambaNya. expectation kepada manusia? mungkin kita akan kecewa. apa pun, teruslah mencari kebaikan daripada manusia walaupun mereka (baca: kita) tak sempurna. hakikatnya segala sesuatu hanya datang daripada Allah. bersyukur dan berterima kasih kepada manusia beerti bersyukur dan berterima kasih kepada Allah. alhamdulillah.

agar hati tak mati berkali-kali (muhammad al-bani, 2009),
maka berilah peringatan kerana peringatan itu berguna untuk mukmin.

gambar hiasan :)

dalam kelelahan, bersama mereka memberi ketenangan biidznillah. akhawat, terima kasih.

Monday, August 10, 2015

meneladani ayub as.

رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
Ya Tuhanku, sungguh aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang. (21:83)

moga di setiap kesakitan, hati ini sentiasa mengingatMu.

Saturday, August 8, 2015

buat je, pahala berdasarkan usaha.

Pahala diperolehi semata-mata dengan berdakwah dan tidak dikira dengan penerimaan manusia.

Diari: hafal untuk lebih memberi makna kepada amal yang dibuat.

Thursday, August 6, 2015

sabiqun al-awwalun.

satu ayat daripada al-quran yang sering disebut-sebut dan tak kalah jugak diri ni mahu memaknai ayat ni dengan amal. hanya saja masih berusaha kerana mujahadah tu sungguh tak mudah.

generasi terawal.
sabiqun al-awwalun.

malam ni diberi pesan oleh murobbi untuk berkongsi tentang dua sahabat.

zuljaushan al-dhabbabiy. salah seorang daripada ribuan sahabat yang datang bertemu rasulullah saw untuk memeluk islam sewaktu fathul mekah. jadi kenapa nak bercerita tentang zuljaushan sedangkan ada ribuan lagi yang sepertinya?

flashback. selepas peperangan di badar, rasulullah saw datang bertemu zuljaushan yang pada waktu itu belum muslim atas urusan dakwah. tak lain tak bukan untuk mengajaknya kembali kepada islam. pada waktu tu islam baru di awal fasa daulah di madinah. dan di sinilah ada satu golongan yang namanya sabiqun al-awwalun tu. pertanyaan lembut dan penuh hikmah rasulullah saw kepada zuljaushan,

"mahukah kamu menjadi salah seorang di kalangan orang-orang yang pertama?"

kalaulah pertanyaan ni ditujukan kepada kita yang dah mengetahui keistimewaan sabiqun al-awwalun ni di sisi Allah, tentu tanpa banyak soal kita akan menjawab ya. mungkin berebut kena tersangatlah mahu menjadi golongan yang diredhai Allah. tapi apa jawapan zuljaushan kepada rasulullah saw pada ketika itu?

"tidak wahai muhammad, aku akan lihat dulu. sekiranya kau menang, aku akan menyusuli. tapi sekiranya kau kalah, aku pun tak akan dapat apa-apa musibah."

akhirnya islam menang dan zuljaushan seperti apa yang dikatakannya. dia pun memeluk islam selepas pembukaan semula kota mekah. tapi apa istimewanya zuljaushan di situ? mungkin tiada. zuljaushan tidaklah tergolong dalam golongan generasi terawal. paling sedih bukannya zuljaushan tak tahu, malah dia menolak hanya kerana tak yakin dengan masa depan islam.

adakah sama golongan yang memperjuangkan islam dengan susah payah dengan golongan yang menikmati islam ketika islam sudah menang? tak. adakah sama golongan yang terdahulu dengan golongan yang terkemudian? tak. adakah sama sabiqun al-awwalun dan sabiqun al-akhirun? tentu saja tak sama.

diberi satu lagi gambaran salah seorang daripada golongan terawal. uthman bin maz'un.

kurang lebih latar belakangnya sama jugak seperti sesetengah sahabat yang lain yang kaya raya sebelum memeluk islam. golongan bangsawan dan ada segala-galanya yang diingini tapi melepaskan semuanya hanya demi Allah dan rasulNya. apabila penindasan terhadap orang islam berlaku, uthman bersamanya dua orang adiknya berhijrah ke habsyah. setelah tersebarnya khabar angin bahawa mekah telah menerima islam, meraka pulang semula ke mekah. ternyata semua berita tu palsu dan mereka ditahan daripada keluar semula dari mekah.

walaupun uthman dilindungi oleh kaumnya dan jugak alwalid bin mughirah pada waktu itu, semuanya dirasakan tak bererti. perlindungan tu turut dilepaskan dan uthman mengisytiharkan secara terbuka keislamannya. kesudahan pengisytiharan secara terbuka tu sama seperti sahabat yang lain. moga redha Allah ke atas mereka.

jadi yang mana satu kah kita? refleksi. mungkin ada je sisi-sisi diri kita yang sama macam zuljaushan. kalau ada moga dapat disisihkan. dan tak mustahil ada jugak sisi-sisi diri kita yang hampir dengan uthman. kalau ada moga Allah izinkan jadi kenyataan. fikirkan sejauh mana mahu menjadi seperti mereka yang terawal tu. sejauh mana mahu mengikuti mereka dengan baik. simpan refleksi ni untuk dijawab sejujurnya dalam hati.

Wednesday, August 5, 2015

under the shade of trees, in the shade of the quran.


Marked! Not a new spot though. Less and reserved serenity amidst the city, but at least closer than the harbour. 

someone's advice,
kalau selalu galau, lebihkanlah sujud.

Tuesday, August 4, 2015

back to business.

walaupun manusia boleh mengatur, ketahuilah bahawa sebenarnya Allah lah yang telah mengatur. dan diilhamkanNya kepada hamba-hambaNya yang terpilih sebagai asbab kepada apa yang Dia inginkan. bila Allah katakan kun fayakun, maka itulah dia. subhanallah, alhamdulillah, allahuakbar!

dan kerana manusia ini ciptaanNya yang berperasaan, kita akan selalu beremosi. tak salah, tapi harus boleh dikawal. kenangkan kembali kisah rasulullah saw dan para sahabat ketika penghijrahan ke madinah.

bagaimanakah perasaan ummu salamah dan abu salamah yang terpaksa bepisah demi berhijrah ke madinah?

apakah di fikiran suhaib ar-rumi sewaktu melepaskan seluruh hartanya demi mengejar kebenaran islam yang diyakini?

bagaimanakah perasaan abu bakar bila mengajak rasulullah saw untuk berhijrah hanya demi menyelamatkan aqidah mereka, tetapi rasulullah menjawab belum tiba masanya?

Dan sesungguhnya kesudahan keaadaanmu adalah lebih baik bagimu daripada permulaannya.

ternyata perasaan kita bukanlah apa-apa jika nak dibandingkan dengan para sahabat radiallahu 'anhum. now, back to business everybody! menanti-nanti apa lagi yang Allah nak bagi dalam aturan yang cantik ni :)

Friday, July 31, 2015

birrul waalidain.

The little things that i love.

Following mak and ayah out to settle all the banking stuffs, bill payment, groceries shopping and what not. What's more? Following mak and ayah to pasar tani every sunday morning for wet ingredients shopping, learning about greens and sea lives. Any more? Helping mak in the kitchen and house chores and ayah with his plants and fish pond. But not that much that I do though hehe. Other plus? Emm too many things i guess.

Khidmah to parents. The little things that i love.

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا
Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Kasihilah mereka sebagaimana mereka mengasihi aku sewaktu aku kecil. Allahumma ameen.

Thursday, July 30, 2015



Stay strong. Stay positive. Stay beautiful.

Monday, July 27, 2015


people create memory upon events. meetings especially. those who meet may part. those who meet will part.
either awhile or permanently. now or eventually. because they are everyday life's normalities.

and me. i can handle parting insyaAllah. but definitely it is not the feeling that i favour. there will come something else. reminisce and longing. something i think way deeper.

but as the saying goes, absence makes the heart grow fonder. things that i love, things that i miss.
may Allah turn the feelings into something that can make me closer to Him. ameen. ameen. ameen.

diary: feelings and visualisation are not always a good duo. so i'll just keep these to my heart and mind :)

Thursday, July 16, 2015

Of taufiq and red ferrari.

Petunjuk Allah itu sahaja adalah petunjuk. Ketika Allah memberi taufiq kepada seseorang dari usaha seorang daie lalu disediakan orang itu untuk menerima dakwahnya, maka natijah penerimaan itu adalah besar pahalanya. Kerana?

menyelamatkan orang itu daripada neraka dan membantunya masuk ke dalam syurga,
daie mendapat pahala amal sepertimana orang yang didakwahi melakukannya,
orang yang didakwahi menjadi penolong menyampaikan dakwah (ie MLM),
menegakkan islam tanpa melibatkan pertempuran sebaliknya hikmah dan kebaikan,
mengurangkan jahiliyyah dan menguntungkan islam.
Dan semuanya lebih baik daripada unta merah. Lebih baik daripada ferrari merah.

(010515, Baitul Huda)

Melihat mereka, hati berbunga. Melihat mereka, hamasah terbina. Alhamdulillah. Segala syukur dikembalikan kepada yang selayaknya. Bukanlah kita yang memberikan hidayah sebaliknya Allah. Bukanlah kita menentukan natijah sebaliknya Allah. Kita hanya berusaha. Moga Allah izinkan jadi perantara. Allahumma ameen.

Wednesday, July 15, 2015

ilham untuk mensyukuri nikmat.

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
My Lord, arouse me to be thankful for Thy favour wherewith Thou hast favoured me and my parents, and to do good that shall be pleasing unto Thee, and include me in (the number of) Thy righteous slaves.

(An-Naml 27:19)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
My Lord, arouse me that I may give thanks for the favour wherewith Thou hast favoured me and my parents, and that I may do right acceptable unto Thee. And be gracious unto me in the matter of my seed. Lo! I have turned unto Thee repentant, and lo! I am of those who surrender (unto Thee).
(Al-Ahqaf 46:15)

my naqibah used to asked us to make an essay with the title

Apakah itu tarbiyah bagi anda?

i really answered it in an essay but my main point was and is

Tarbiyah adalah pembersihan dan penyucian untuk kembali kepada Allah

tarbiyah is also a ni'mah. regardless of anything that each of us are facing now, be grateful. see things as tarbiyah that cleanses us ultimately to please Allah. something like tarbiyah is priceless. you can't just throw money and have tarbiyah in your pocket. it is incomparable with anything that you can give physically in this world in return to get tarbiyah. alhamdulillah tsumma alhamdulillah.


may Allah enable us to always be grateful upon all the ni'mah that He bestowed us. keep on praying dear self and everyone. indeed He is Al-Mujib, The Responder to prayer.

Monday, June 22, 2015

menjaga hati.

masih tertinggal bayanganmu
yang telah membekas di relung hatiku
hujan tanpa henti seolah petanda
cinta tak di sini lagi
kau telah berpaling
biarkan aku menjaga perasaan ini
menjaga segenap cinta yang telah kau beri
engkau pergi, aku takkan pergi
kau menjauh, aku takkan jauh
sebenarnya diriku masih mengharapkanmu

masih adakah cahaya rindumu
yang dulu selalu cerminkan hatimu
aku takkan bisa menghapus dirimu
meski ku lihat kini
kau di seberang sana
andai akhirnya
kau tak juga kembali
aku tetap sendiri
menjaga hati

(Yovie & Nuno, 2008)

bertalu-talu menerima perkhabaran mereka yang dicintai meninggalkan jalan ini. daerah ini. tanah air ini. perasaan? bercampur aduk. sedih. kecewa. takut. macam-macam. benarlah jalan ini tak mudah. bagi yang belum merasai jerihnya ujian berkeluarga dan berkerjaya, berperasangka baiklah kepada mereka yang sudah pergi. husnudzon. kerana kita tak tahu apa yang mereka laui. kita tak merasakan persis perasaan mereka. kita tak tahu dan kita tak rasa. mungkin kelak kita juga begitu. na'udzubillah. hanya mampu berdoa agar Allah tsabatkan hati-hati kita atas jalan dakwah tarbiyah ini. bagi yang sudah pergi, moga datang kembali. 


Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah kami di atas jalanMu dan dalam ketaatan kepadaMu!
Allahumma ameen..

Sunday, June 21, 2015

Understanding Trials & Difficulties.

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Allah does not charge a soul except [with that within] its capacity. It will have [the consequence of] what [good] it has gained, and it will bear [the consequence of] what [evil] it has earned. "Our Lord, do not impose blame upon us if we have forgotten or erred. Our Lord, and lay not upon us a burden like that which You laid upon those before us. Our Lord, and burden us not with that which we have no ability to bear. And pardon us; and forgive us; and have mercy upon us. You are our protector, so give us victory over the disbelieving people."
(Al-Baqarah 2:286)

any trials we are going through in life is custom-tailored according to our own individual personalities and capabilities. takleef means to be burden with something. yes trials are custom-made. but there are some things that all of us are responsible for and capable of doing. there are commandments in islam that we can't say some people can do it but we can't. for example the prayer. all of us have the capacity to perform prayer (with exception to very very very minute cases) and are obligated to perform prayer. full stop.

one interesting point is,

kasaba which is easier to earn is used for good deeds.
iktasaba which is harder to earn is used for bad deeds.

weird because it reflects that good deed is easier to earn than bad deed when we usually prone to do the later. what it actually means here is the price that we pay for it after doing the deeds.

easier to earn good deeds meaning getting easier life after going through all the hardship
harder to earn bad deeds meaning getting worse payback after the easy bad things that we did

p/s: before this i was amazed with wus'un/ wus'aha (capability) but now kasaba :)

Do you worship Ramadan or Allah?

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
The month of Ramadhan [is that] in which was revealed the Qur'an, a guidance for the people and clear proofs of guidance and criterion. So whoever sights [the new moon of] the month, let him fast it; and whoever is ill or on a journey - then an equal number of other days. Allah intends for you ease and does not intend for you hardship and [wants] for you to complete the period and to glorify Allah for that [to] which He has guided you; and perhaps you will be grateful.
(Al-Baqarah 2:185)

the verse was sent down for us to complete the count. by hook or by crook, complete the count of the fasting.

what is interesting is about the takbir. to glorify Allah. it is common sense to decalare Allah's greatness in eid where usually we have eid takbir. people are saying Allahu akbar. but here it is not limited to the eid tskbir but more on the glorification of Allah that bestowed us with furqan (criterion) and huda (guidance). 30 days are to keep us constant to obey Allah. so declare Allah's greatness on how he guide you by being grateful and declare Allah is greater than anything after these 30 days.

[source ]

Thursday, June 18, 2015

Take Allah's Commands Seriously.

وَإِذ قالَ موسىٰ لِقَومِهِ إِنَّ اللَّهَ يَأمُرُكُم أَن تَذبَحوا بَقَرَةً ۖ قالوا أَتَتَّخِذُنا هُزُوًا ۖ قالَ أَعوذُ بِاللَّهِ أَن أَكونَ مِنَ الجاهِلينَ
And [recall] when Moses said to his people, "Indeed, Allah commands you to slaughter a cow." They said, "Do you take us in ridicule?" He said, "I seek refuge in Allah from being among the ignorant."
(Al-Baqarah 2:67)

musa was saddened by the fact that his people took Allah's command as a joke. musa as a daie would normally feel upset when he called people to Allah, he in return heard inappropriate response. but to what extent should he have the feeling that might obstruct his duty? musa quickly prayed  not to be among those who were jahil. in this context of ayah, jahil is the opposite of aqil.

jahil is someone who lose his emotional control.
aqil  is someone who has his emotional control.

musa knew he need not to let anger fills him up and to really act cool when facing this kind of situation. full stop.

this ayah is not only for those who make fun of Allah's messages but also to those who deliver Allah's messages, who try to do the work of the prophets, who when they say something on behalf of Allah and they are mocked and ridicule, they do not lose their cool. being a daie requires one to have a thick skin, and we need to deal with some very obnoxious people and what are our attitude towards that? pray that Allah do not make us from those who easily lose their temper.

diary: motivational!

Tuesday, June 16, 2015

Rasulullah, ajarkan aku cinta.

semakin lama berada atas jalan ni, semakin banyak istilah-istilah asing yang diketahui. almaklumlah bukan pelajar aliran agama dan sebelumnya pulak tak pernah secara formal belajar bahasa arab. hanya orang biasa yang bertatih-tatih dengan bahasa syurga yang indah ni.

hence, that explains my situation if i question a lot.

alhamdulillah. mengenali tarbiyah membuatkan diri lebih mendalami tafsir quran, mengamalkan tadabbur dan sedikit demi sedikit belajar bahasa arab. lebih-lebih lagi bila dapat murabbi dan mutarabbi taiko arabic. fuhhh. dan sungguh, ada je peluang untuk belajar daripada mereka. nikmat yang mana lagi yang nak didustakan? tsumma alhamdulillah.


salah satu istilah yang diperkenalkan semenjak disapa dakwah dan tarbiyah. kurang lebih maksudnya adalah bergaul mesra. satu konsep fundamental dalam memahami dan memenangi hati manusia. paling penting, ia adalah kerja para rasul dan anbiya'. kerja mulia.

Rasulullah s.a.w. bersabda:

Orang mukmin yang bergaul dengan manusia dan bersabar dengan perkara yang disakiti mereka lebih baik dari mukmin yang tidak bercampur gaul dengan manusia dan tidak bersabar dengan perkara yang disakiti mereka.

(HR Bukhari dan At-Tarmizi)

saranan muayasyah. rasulullah s.a.w. diutuskan untuk menyantuni dan mendidik umat di sekelilingnya. rasulullah s.a.w. berada di mana-mana. mudah dijumpai di rumah, masjid, pasar, hatta di tepian jalan sekalipun. dan kerana rasulullah s.a.w. uswah hasanah, tak pernah gagal menjadi inspirasi terutamanya di kala hidup sesak dan melelahkan ini.

taken from someone's instagram. teruskan berlari :)

diary: few of my dear mutarabbi are exactly like me with no basic arabic. when they tried to use these alienated terms, they are just adorable hehe. may Allah grants us kowledge and join us with the righteous. ameen ameen ameen. now, let's finish off the cupcakes project!

Sunday, June 14, 2015


life is about making choices.

daripada sekecil-kecil perkara seperti memilih menu sarapan hinggalah sebesar-besar perkara seperti memilih karier dan pekerjaan. life really is about making choices. berdoalah agar sentiasa dikurniakan ar-rusyd (petunjuk) dan juga al-furqan (pemisah haq dan batil) dalam membuat keputusan. 

moga kita tidak melakukan segala sesuatu kerana nafsu kita. moga Allah sentiasa pandu gerak langkah kita.
ameen ameen ameen.

siyam mode is on.

Thursday, June 11, 2015

motivasi 3.0.

Dan ketika Musa telah kembali kepada kaumnya, dengan marah dan sedih hati dia berkata, “Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan selama kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu?” Musa pun melempar lauh-lauh (Taurat) itu dan memegang kepala saudaranya (Harun) sambil menarik ke arahnya. (Harun) berkata, “Wahai anak ibuku! Kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir saja mereka membunuhku, sebab itu janganlah engkau menjadikan musuh-musuh menyoraki melihat kemalanganku, dan janganlah engkau jadikan aku sebagai orang-orang yang zalim.” 

Dia (Musa) berdoa, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang dari semua penyayang.” 

Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan (patung) anak sapi (sebagai sembahannya), kelak akan menerima kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebohongan. 

Dan orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan, kemudian bertobat dan beriman, niscaya setelah itu Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang. 

Dan setelah amarah Musa mereda, diambilnya (kembali) lauh-lauh (Taurat) itu; di dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya.

Al-A'raf 7:150-154

Wednesday, June 10, 2015

The Restorer, The Repairer, The All-Compelling, The Irresistible.

The One who irresistibly restores all of creation to soundness and sufficiency.
The One who repairs, reforms and completes. The One who irresistibly compels things to be set aright.
The One who compels each and every thing according to divine will, yet is never compelled.
The One who is high, above all creation and utterly irresistible.

From the root j-b-r which has the following classical Arabic connotations:

to restore something to sound, right or good state
to bring back to normal, reform
to benefit, to confer a benefit
to be supreme, high, above all of creation
to be compelling, irresistible

This name is used in the Qur'ân. For example, see 59:23

The essence of the root j-b-r is the irresistible restoration of something, and the name al-Jabbâr describes the nature of the One who is the ultimate restorer of the soundness, wholeness and righteousness of all things. For a human being, any claim to such irresistible power would be false pride and arrogance, but for Allâh it is simply the truth.

diary: hikmah-hunting.

Saturday, June 6, 2015


dakwah yang menyelamatkan kita dunia dan akhirat adalah dakwah kerana cinta.

cintakan Allah.
cintakan diri.
cintakan manusia.

memang berbeza berbuat kerana taat dan berbuat kerana cinta.

menyeru manusia atas dasar cinta bukanlah semudah kata-kata yang kita hamburkan. ia memerlukan lebih daripada itu. hakikatnya menyeru kerana mahu menyelamatkan diri sendiri jauh lebih mudah. kerana manusia itu fitrahnya selalu memikirkan diri sendiri, sentiasa mahukan yang terbaik untuk dirinya. tapi bila dikatakan dakwah adalah cinta, memang sifatnya menuntut segalanya daripada seorang hamba. dan harus diusahakan untuk merasakan dakwah atas dasar cinta kepada manusia yang selainnya. harus cuba merasakan keberadaan manusia yang dicampakkan ke neraka itu sebagai satu bencana.

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang
terhadap orang-orang yang beriman.
(At-Taubah 9:128)

sebagaimana rasulullah saw mencintai kita, dan sangat menginginkan iman ini untuk kita, seperti itulah kita juga perlu berbuat kepada manusia yang ada.

dakwah kerana cinta. dan kerana dakwah sepatutnya adalah kecintaan. maka usahakanlah juga walaupun tak mudah dan moga Allah kurniakan kekuatan yang melata. di saat ramai sedang memerangi kertas-kertas akademik, moga tak lupa juga memerangi manusia. memerangi manusia dengan cinta.

"manusia tidak dapat mencintai orang lain selagi belum mencintai diri mereka sendiri.. dan mereka tidak akan mencintai diri mereka sendiri sebelum mereka mencintai Tuhan.."
(quoted from merentas horizon)


Sunday, May 31, 2015

motivasi 2.0.

Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikutnya yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah kerana bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak pula menyerah. Dan Allah mencintai orang yang sabar.

Dan tidak lain ucapan mereka hanyalah doa, "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir."

Maka Allah memberi mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Ali-'Imran 3:146-148

Friday, May 29, 2015


kesufian seorang daie. yang mana sebenarnya, hubungannya dengan Tuhannya adalah bekalan terbesar dalam menakluk dunia ini.

Ya Allah, kuatkanlah dan ikhlaskanlah!

Tuesday, May 19, 2015

ya ikhwan, antum hurrun!

translation nasyid akhi anta hurrun.

Akhi (saudaraku)... Engkau adalah merdeka walaupun di balik jeriji besi itu
Akhi... Engkau adalah merdeka walau dibelenggu
Bila engkau berpegang teguh kepada Allah
Maka makar manusia tidak akan membahayakanmu

Akhi... kenapa engkau jemu dari berjuang
Dan mencampakkan senjatamu?
Lalu siapa lagi yang akan mengubati luka pasukan?
Dan siapa pula akan yang mengangkat kembali panjinya?

Akhi... Sesungguhnya aku pada hari ini adalah tukul besi yang keras
Dengannya akan kuhancurkan batu gunung yang menjulang tinggi
Esok, aku akan menghapusnya dengan pukulan penghabisan
Segala kepala kepala ular hingga hancur berkecai

Akhi... Sekiranya engkau meneteskan air matamu atas kepergianku
Dan dengannya engkau menaburi kuburku dengan hening
Maka nyalakanlah bagi mereka obor dari tulang belulangku
Dan majulah dengannya menuju kegemilangan yang menanti

Akhi... Bila kami mati, kami akan bertemu dengan kekasih-kekasih kami
Bahkan taman Rabb ku tersedia bagi kami
Serta burung burungnya akan berterbangan di sekeliling kami
Maka berbahagialah kami dalam negeri yang abadi

Akhi... Sesungguhnya aku tidak pernah jemu dari berjuang
Dan aku tidak akan mencampakkan senjataku
Bila aku mati, maka aku syahid
Dan engkau akan terus maju dengan kegemilangan yang agung

Saya akan menuntut balas, akan tetapi demi Rabb dan deen
Dan akan terus maju diatas jalanku dengan penuh keyakinan
Sampai kepada kemengangan di atas semua manusia
Atau kembali kepada Allah di negeri yang kekal

teruskan berdoa dan berusaha. hanya Allah boleh memenangkan kita.

selamat hari murobbi.

one said to me, "be like the murobbi. if not, better." and yes i know 16th may has just passed. but i don't care. anyway, everyday is a murobbi day! just a special credit to these awesome murobbiah who made me who i am today biidznillah.

Nor Naseha Rosni Mohd Arshad
Mohamad Azhar Mohamad Ishak
Fauhan Farizat
Siti Sarah Aisyah Basri
Kamariah Ahmat
Sofwah Badaruddin
Mumtazah Maridi
Nik Aida Mastura Nik Abd Majid
Aisyah Nazirah Shamsuri
Sakinah Madzlan
Che Ku Nur Aima Che Ku Mohd

sesungguhnya seorang murobbi (pengasuh dan pendidik dengan kasih sayang) juga adalah seorang mudarris (pendidik), mu'allim (penyampai yang benar), muaddib (pembentuk adab dan akhlak) dan mursyid (pembimbing ke arah kebaikan). aku bersaksi usaha dan kesungguhan mereka. dan moga syurga juga buat mereka.

Thursday, May 7, 2015

the reason.

target and lock.


I'm not a perfect person
There's many things I wish I didn't do
But I continue learning
I never meant to do those things to You
And so I have to say before I go
That I just want You to know

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is You

the reason by hoobastank.

songs. one of my favourite thing back then (well actually even today but i am being very selective now). those jahiliyyah that i have been trying to change. and alhamdulillah it is getting better with time. tsumma alhamdulillah.

but still, once i listen (accidentally anywhere) to them, they keep on playing in my head for a while.
yesterday, a dear ukhti was mumbling the song. the reason. it is amazing and sad to be honest that i can recall clearly the voice of the singer, even vividly remember the video clip. duhhh.

everyone has their own struggle. i have said this million times and i will say it again and again. when people do not know, Allah knows. the struggle when it is for the sake of Allah, just do it. pray to Him for strength and ease, pray for Him to be pleased with us. and keep on praying because we do not know whose prayer Allah will answer the first.

quoting the words of another lovely ukhti of mine from our shoot and spill,

Because in the end it's Allah that you want.


إِنَّ الَّذينَ قالوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ استَقاموا فَلا خَوفٌ عَلَيهِم وَلا هُم يَحزَنونَ
 Indeed those who say, ‘Our Lord is Allah,’ and then remain steadfast, they will have no fear, nor will they grieve.

 many can say, ‘Our Lord is Allah,’
but not all can  then remain steadfast.

Ya Allah, make my heart firm upon your religion and in a state of obedience to you.
Allahumma ameen..

Thursday, April 30, 2015

dedikasi khas untuk cinta.

a lovely date. a date where Allah sent you to this world and eventually met us years later.
alhamdulillah. thank you Allah for the opportunity.

the only picture that has only the two of us :)

ummi, i still find it hard to express myself. and i am not good at giving love dedication as you did
(link for motivation in times of need). and i know that you won't be reading this.

your voice. we still listen to our usrah recording, our phone sharing, your taujihat and your tausiyah. we still remember the shared moments. we miss you and you will always live in our heart. may you rest in peace in jannah, biidznillah.

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

And the first forerunners [in the faith] among the Muhajireen and the Ansar and those who followed them with good conduct - Allah is pleased with them and they are pleased with Him, and He has prepared for them gardens beneath which rivers flow, wherein they will abide forever. That is the great attainment. (9:100)